Senin, 05 Mei 2014

National Chiang Kai-Sek Memorial Hall: Sejarah, Arsitektur, Seni, Rekreasi

Chiang Kai-Sek (1887-1975) adalah seorang tokoh politik dan militer Cina yang menjadi pemimpin Republic of China (Taiwan) pada periode 1928-1975. National Chiang Kai-Shek Memorial Hall, terletak di distrik Zhongzheng, Taipei, merupakan sebuah monumen yang dibangun untuk mengenang beliau dan saat ini menjadi salah satu tujuan wisata ternama di Taiwan. Tujuan wisata ini dapat dengan mudah dicapai melalui MRT sampai ke stasiun Chiang Kai-Shek Memorial Hall. Di tempat ini, kamu dapat memperluas pengetahuan mengenai sepenggal sejarah Taiwan melalui berbagai museum yang berada di dalam memorial hall dan merasakan suasana yang serius dan penuh hormat pada saat upacara pergantian penjaga yang diselenggarakan setiap jam.

Patung Perunggu Chiang Kai-Shek
Upacara Pergantian Penjaga
Sumber inspirasi dari desain Chiang Kai-Shek Memorial Hall berasal dari arsitektur empat bangunan ternama di dunia, yaitu Lincoln Memorial Hall di Amerika Serikat, Taj Mahal di India, Temple of Heaven di Cina, dan Piramida di Mesir. Jumlah anak tangga yang menuju ke gerbang utama monumen adalah 89, angka yang sama dengan usia Chiang Kai-Shek pada saat meninggal dunia. Aula utama yang terletak di lantai 4, tempat dimana patung perunggu dari Chiang Kai-Shek berada, memiliki desain langit-langit yang spesial dengan simbol bendera negara berupa matahari putih yang memancarkan dua belas cahaya terukir disana. Atap monumen berbentuk segi delapan dengan bagian paling ujung membentuk karakter mandarin yang berarti manusia. Keseluruhan gambaran dari atap monumen dengan latar belakang langit biru merupakan sebuah simbol dari persatuan antara manusia dengan Tuhan.

National Chiang Kai-Shek Memorial Hall
Simbol bendera negara di langit-langit monumen
Mengunjungi monumen ini tidak hanya akan memberikan kita kesempatan untuk memperdalam pengetahuan tentang sejarah dan arsitektur, namun juga merasakan keindahan seni melalui beraneka ragam pameran seni yang digelar di galeri monumen ataupun di National Theater dan National Concert Hall. Melangkah keluar dari memorial hall, kita akan menemukan Fredoom Square dengan berbagai kelompok yang sibuk dengan kegiatannya masing-masing, seperti pelajar yang sedang berlatih tari jalanan, anggota yayasan amal yang sedang mempromosikan kegiatan amalnya, dan sekelompok orang tua beserta anak-anaknya ataupun sepasang kekasih yang sedang sibuk memberi makan sekawanan burung merpati. Di kedua sisi memorial hall juga terdapat sebuah taman cantik dimana kita dapat sekedar duduk santai atau berjalan sepanjang jalan setapak di taman untuk menikmati pemandangan dari kolam ikan mungil dengan jembatan putih yang klasik, bermain dengan kucing-kucing lucu, mengambil gambar dari sekawanan burung pipit yang terbang kesana kemari di atas hamparan rumput hijau, maupun merasakan kebahagiaan melalui senyum termanis seorang bocah yang sibuk mengejar burung merpati. Obyek wisata ini dapat menawarkan pengetahuan tentang sejarah, arsitektur, dan seni pada waktu yang bersamaan dalam sebuah perjalanan rekreasi yang singkat.

National Theater & National Concert Hall
Sekawanan burung merpati di Freedom Square
Taman di Chiang Kai-Shek Memorial Hall


Tidak ada komentar:

Posting Komentar